//
you're reading...
motif batik

Golongan Motif Nitik dan Anyaman

Golongan motif nitik adalah motif-motif yang tersusun oleh garis-garis putus, titik-titik dan variasinya menyerupai motif pada anyaman sehingga motif ini sering pula disebut motif anyaman. Pada umunya golongan motif ini tersusun menurut bidang geometris sepeti halnya motif Ceplok, Ganggong dan Banji. Motif nitik termasuk motif tua yang sekarang popular dengan motif jlamprang dan sangat popular  terutama di daerah Pekalongan. Motif semacam ini juga terdapat pada hiasan dinding Candi Prambanan (abad ke 9) yang menyerupai motif cakar melik. Golongan motif nitik pada umumnya dibabar dengan latar hitam.

Kain batik golongan ini terkenal pula dengan nama kain Cinden atau Cinde. Dahulu kain cinde dibuat dari bahan sutera atau kain halus dan kain ini dipakai oleh para raja sebagai celana atau pakaian tari sebagai kain sampur. Dari peninggalan kraton Yogyakarta dan Surakarta, kain-kain cinde banyak digunakan sebagai selendang, sarung bantal dan guling. Motif seperti anyaman dengan gabungan miring ke kanan dan kiri disebut batik Limaran atau batik Tirta Teja

Discussion

One thought on “Golongan Motif Nitik dan Anyaman

  1. Artikelnya bagus banget. Terus perkenalkan batik ke seluruh dunia. Salam kenal dari Wong Trusmi. Trust Me, United in Batik.

    Posted by bening embun | February 4, 2010, 6:04 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

favorit

kalender

December 2009
M T W T F S S
« Oct   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

blog stats

  • 223,315 hits
%d bloggers like this: