//
you're reading...
perkembangan batik

Perkembangan batik sutra

Kain batik sutera di Indoensia sudah terkenal sejak dulu dengan istilah locan atau lokcan / pangsi. Kain tersebuk kebanyakan bermotif burung Phoenix kombinasi dengan tumbuh-tumbuhan hal ini sebagai pengaruh dari kebudayaan China. Kata locan berasal dari bahasa China yaitu lo = biru dan can =sutera, jadi locan adalah kain sutera yang diwarnai dengan warna biru. Sedangkan Pangsi merupakan istilah kain sutera dari Pekalongan Pembuatan batik sutera banyak dilakukan oleh pembatik di pantai utara seperti Cirebon, Pekalongan, Yuwono dan Gresik. Kain sutra tersebut berbentuk slendang dan sarung lebih dikenal terutama dari daerah yuwono.

Di daerah Aceh juga diproduksi batik sutera dengan nama kain pelangi dengan nama daerah gelima dan bungong. Kain pelangi ini dulu juga pernah diproduksi di daerah Pekalongan, Semarang, Surabaya, Banyumas, Bali dan Lombok dimana semuanya berbentuk slendang. Di Bali dan lombok ada juga yang dipakai sebagai ikat pinggang.

Produksi batik sutera daerah juwono sangat terkenal. Menurut beberapa informasi Tan Tin Lie adalah pembatik sutera yang terkenal sejak sebelum abad 19. Namun pembuatan batik sutera ini sekarang sudah berhenti dan banyak penduduk yang tidak tahu bagaimana cara-cara pembuatan batik sutera tersebut.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

favorit

kalender

September 2008
M T W T F S S
« Jun   Oct »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

blog stats

  • 223,315 hits
%d bloggers like this: