Batik cap Radioan dibuat secara cepat dan umumnya menggunakan kain batik kasar/ sedang. Dalam proses pembuatannya terdapat pengrusakan warna yakni pemutihan. Maka membutuhkan zat warna soga yang dapat diputihkan tetapi tahan terhadap tutupan lilin biasanya menggunakan soga Ergan. Tahap tahap pembuatannya sebagai berikut:
1. Tatap lakukan tahap pendahuluan yakni memotong, diplipit, cuci, ngetel,cuci bersih dan dikeringkan.
2. menyoga dengan cat soga Ergan ( yang dapat diputihkan)
3. kain yang sudah berwarna coklat tersebut kemudian dikanji tipis, dikeringkan kemudian dikemplong
4. mencap klowong untuk menutup bagian yang tetap berwarna coklat
5. memutihkan menggunakan obat pemutih sehingga kain yang terbuka menjadi putih
6. mencap tembokan sehingga bagian yang putih tertutup lilin dan tetap putih
7. dimedel/ dicelup dengan warna biru tua sehingga baian yang putih menjadi biru
8. seluruh lilin batik dihilangkan dengan air mendidih dan batik radion selesai dibuat.
Batik radion memiliki cirri tidak memiliki warna hitam karena tidak terdapat tumpangan warna coklat dan biru tua namun jika warna wedelannya diganti hitam ia akan memiliki warna hitam. Proses batik ini jarang digunakan terutama di daerah pedesaan karena memeakai obat pemutih. Obat pemutih yang dapat digunakan berupa larutan Kalium Permanganat dalam keadaan asam dan larutan Hydrosulfit dengan tahapan-tahap sebagai berikut:
1. direndam dengan 3 gr/ltr Kalium Permanganat dan 2cc/ltr asam klorida
2. direndam denga larutan 9 gr natrium Hydrosulfit dalam keadaan dignin
3. bilas sampai bersih.