Tulisan yang mempunyai pengait kata budaya

batik budayaku..

banyak anggota DPR maupun Pemerintah setiap kali melakukan pertemuan mereka senantiasa mengenakan pakaian jas gelap dan berdasi beberapa ditambah ornamen “peci” entah tidak tahu apa maksudnya. setiap kali pertemuan mereka menggunakan gedung dengan kapasitas AC yang lumayan dingin dan setiap kali berangkan tak lupa kuda besinya juga harus berfasilitas AC.

pOLA kehidupan seperti ini tampaknya kurang mengindonesia. Orang negaranya panas karena berada di tengah-tengah khatulistiwa kok masih pake jas segala, yang pastinya bakalan membutuhkan AC yang berlipat-lipat dinginnya. bagaimana yang katanya mau berpartisipasi menangkal isu pemanasan global kalau ACnya juga gencar. agak berbeda dengan negara barat yang memang daerahnya dingin mereka memakai jas. Ini wajar.

kalau boleh usul kenapa anggota pemerintah atau seiapapun menganti jas mereka dengan kemeja Batik. Selain ini cocok dengan iklim di Indonesia yang panas dan setidaknya dengan batik tersebut dapat mengurahi penggunaan AC dan berkurangnnya produksi gas berbahaya di udara dan mengurahi pemanasan global. selain itu, kita bangsa Indonesia bukan bangsa barat kenapa kita tidak bangga sengan menggunakan pakaian sendiri dibandingkan menggunakan Jas?

Komentar bertahan »